TPST Neroktog di Kecamatan Pinang Kota Tangerang usai disterilisasi.(setia) 

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang kembali menghidupkan pengelolaan tempat pembuangan sampah terpadu (TPST) Neroktog di Kecamatan Pinang. TPST tersebut sudah lama terbengkalai lantaran tidak ada yang mengelola.

Rabu (13/8/2019) kemarin, sejumlah petugas UPTD Pengelolaan Sampah Wilayah Timur bersama aparat kelurahan, dan warga setempat melakukan sterilisasi di lokasinya. Limbah-limbah kayu dan lainnya dirapihkan, kemudian ada kegiatan pemilihan sampah organik dan non organik. Selain itu disediakan mesin pencacah sampah.

Kepala Tata Usaha UPTD Pengelolaan Sampah Wilayah Timur Ibnu Aan mengatakan, TPST Neroktog sudah lama vakum. Sehingga kondisinya tidak terawat. Masyarakat pun membuang sampah ke sana asal saja. “Kini timbul kesadaran untuk dikelola lagi,” katanya.

Pembersihan salah satu sudut TPST Neroktog oleh petugas UPTD Pengelolaan Sampah Wilayah Timur.(setia) 

Ia mengatakan, dukungan instansinya untuk menghidupkan kembali TPST Neroktog disambut antusias warga dan juga kelurahan. Mereka mengharapkan ada kesadaran dan kebersamaan dalam menghidupkannya.

Aan menilai pengelolaan TPST dengan baik bakal memperpanjang umur tempat pembuangan akhir (TPA) Rawa Kucing. Itu karena residu yang dibuang ke sana menjadi sedikit. Jadi adanya TPST sebagai upaya mengurangi sampah dari sumbernya.

Sementara, keberadaan TPST belum semua ada di setiap wilayah. Idealnya setiap kelurahan satu lokasi itu. Minimnya lahan penyebab pemerintah kesulitan membangun TPST. Sedangkan adanya pembuangan sampah terpadu bisa mendorong masyarakat mengelola sampah secara ekonomis (setia) 







Share :

Belum ada komentar

Komentar