Annie Savitri
Annie Savitri mengembangkan perawatan kesehatan tradisional di Indonesia. (IST/DN)

Doeta News, Jakarta—Kita semua ingin menjadi lebih sehat dan lebih sejahtera, baik secara fisik maupun spiritual. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kesehatan tidak hanya diukur berdasarkan pada ada atau tidak adanya penyakit, tetapi juga berdasarkan pada kondisi fisik, mental, dan sosial secara keseluruhan.

Beberapa penelitian menunjukkan, masalah kesehatan yang paling umum di dunia adalah depresi. Masalah ini sering dimanifestasikan dalam bentuk insomnia, stres, gizi buruk, obesitas, dan penyakit jantung.

Kesehatan adalah pengembangan kesadaran diri. Menjadi sehat berarti mencari "alat" yang tepat untuk membuat Anda menjadi manusia yang lebih sehat dan lebih bahagia.

Alat tersebut bisa Anda temukan dalam perawatan kesehatan tradisional. Satu orang muda yang bergerak dalam perawatan kesehatan tradisonal ini adalah Annie Savitri.

Annie telah merintis bidang perawatan kesehatan tradisional ini sejak belajar dari Mooryati Soedibyo pada tahun 2002. Kemudian secara serius bidang ini dia tekuni dengan belajar di Comite International Desthetique et de Cosmetologie pada tahun 2004.

Sosok perempuan kelahiran Jakarta, 28 September 1969 ini telah menjadi ikon industri kesehatan tradisional selama satu dekade terakhir. Annie Savitri adalah pendiri dan Pesiden Direktur Andaru Anti Aging Clinic and Spa sejak tahun 2011.

Menurut Anne, spa yang dia rintis berkonsep menjaga keseimbangan jiwa, raga, dan sukma.

“Spa Indonesia ini merupakan hasil budaya Timur yang menekankan pada pengolahan jiwa. Ada sesi tertentu seperti meditasi, transfer energi, dan pembacaan doa,” kata Annie.

Dia melanjutkan, sayangnya usaha spa yang ada saat ini masih dekat dengan kesan tidak baik. Karena itu, pihaknya bekerja sama dengan berbagai pihak terkait akan memasukkan spa dalam unsur wisata halal, seperti pengaturan jam kerja, pemisahan area spa wanita dan pria, serta perawatan spa yang sesuai norma.

“Spa ini masuk dalam 13 bidang industri pariwisata. Standar usahanya diatur sesuai Permenparekraf Nomor 24 Tahun 2014, yaitu memiliki 8 standar pengelolaan. Citra ini yang ingin kita ubah,” katanya.

Menurut Kementerian Pariwisata, pertumbuhan dan perkembangan industri spa dan kesehatan di berbagai destinasi pariwisata di Indonesia telah menempatkan Indonesia sebagai destinasi spa dan kesehatan yang menarik dan kompetitif. Spa dan kesehatan kini telah menjadi daya tarik utama kunjungan wisatawan ke Indonesia.

Annie Savitri yang juga pendiri Indonesia Spa Wellness Community (ISWC) mengatakan, pihaknya sebagai wadah para pengusaha spa di Indonesia melihat bahwa spa dapat menjadi industri yang berkembang pesat di Indonesia. Terlebih Indonesia memiliki potensi serta SDM berkualitas, sehingga dapat mendukung pengembangan pariwisata di Indonesia.

"Kami ingin melestarikan budaya Indonesia melalui spa. Di dalamnya kita dapat menjumpai jamu tradisional khas Indonesia yang terbuat dari berbagai rempah-rempah dengan beragam manfaat. Ini merupakan bagian budaya dan daya tarik Indonesia," ujar Annie Savitri.

Selian itu Pembina Yayasan Pariwisata dan Spa Indonesia (YPSI) ini juga membantu Program Global Wellness Day, yaitu menerapkan hidup sehat dan seimbang di Indonesia.

Sumber warta: Berbagai Media | Editor: Raviyanto



YPSI Spa Annie Savitri



Share :

Belum ada komentar

Komentar