Ledakan
Dua ledakan besar meluluhlantakkan Kota Beirut mengakibatkan banyak korban dan meruntuhkan ekonomi. (IST/DN)

Doeta News, Beirut—Dua ledakan besar mengguncang Beirut, Ibu Kota Lebanon, menewaskan sedikitnya 50 dan melukai sekitar 2.700 orang.

Ledakan terjadi hari Selasa sore (04/08/2020). Ledakan itu begitu hebat sehingga membuat bangunan di dekatnya menjadi puing-puing dan melontarkan jendela lebih dari 10 kilometer jauhnya.

Belum ada keterangan resmi dari otoritas setempat. Di Lebanon sendiri terdapat diaspora Indonesia yang meliputi pegawai KBRI, mahasiswa, TNI-UNIFIL, TKI, dan WNI yang menikah dengan warga setempat.

Akibat Ledakan
Gedung-gedung tinggi dan kendaraan hancur berantakan terkena ledakan bom. (IST/DN)

Saat ini di Lebanon terdapat 62 mahasiswa Indonesia terkonfirmasi dalam keadaan aman di asrama masing-masing. TNI yang tergabung dalam satuan UNIFIL (UN), yaitu pasukan KRI dari TNI AL, dalam kondisi aman karena sudah berlabuh di Turki.

Lokasi ledakan padahal sangat dekat sekali dengan pelabuhan tempat bersandar kapal di Beirut. Alhamdulillah, pasukan TNI AL sudah mendarat di Turki.

Masjid Muhammad al-Amin yang merupakan masjid negara (Masjid Istiqlal-nya Lebanon) terkena dampak yang cukup dahsyat.

Wilayah Beirut Souk yang merupakan pusat perbelanjaan yang menjadi pusat perputaran uang pun jatuh. Runtuh sudah ekonomi Lebanon.

Pewarta: Hadis | Editor: Raviyanto



Ledakan Bom Beirut Warga Indonesia Aman



Share :

Belum ada komentar

Komentar